Kick Off Meeting Peningkatan Layanan Imunisasi melalui pendekatan Human-Centered Design

Sebagai salah satu bentuk dukungan untuk meningkatkan cakupan dan layanan imunisasi di Indonesia, saat ini UNICEF bersama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  sedang mengadakan proyek Pelatihan Imunisasi berbasis pendekatan Human-Centered Design (HCD) yang akan diadakan di 14 provinsi di Indonesia dari Juli 2021 hingga Februari 2022.

Kick-off Meeting dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting

Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang paling berhasil dan signifikan untuk mencegah penyakit menular. WHO memperkirakan bahwa imunisasi mencegah 4-5 juta kematian per tahun. Manfaat dari vaksinasi adalah dapat membuat dunia lebih sehat, lebih aman, dan lebih sejahtera. Keberhasilan program imunisasi sangat ditentukan oleh cakupannya dalam populasi. Saat ini, 19,7 juta anak di bawah satu tahun tidak divaksinasi di tingkat global, di mana 60% di antaranya tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia. Di Indonesia, cakupan vaksin anak masih kurang optimal, karena masih jauh di bawah target UNICEF dan WHO sebesar 80%. Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) memperburuk situasi. Misalnya, tingkat cakupan vaksinasi difteri, pertusis, dan tetanus (DPT3), serta campak dan rubella (MR1) berkurang lebih dari 35% pada Mei 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

UNICEF berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan telah meluncurkan inisiatif inovatif dalam menggunakan prinsip Human Centered-Design (HCD) untuk mendukung peningkatan layanan imunisasi di provinsi dan kabupaten terpilih. Kegiatan tersebut antara lain mengadakan lokakarya HCD untuk fasilitator dari 14 provinsi terpilih, memfasilitasi sensitisasi HCD di provinsi dan kabupaten terpilih, memberikan dukungan untuk memantau dan mengevaluasi fasilitator dalam memimpin implementasi HCD di tingkat subnasional, memberikan pembinaan kepada tim provinsi dan kabupaten untuk menggunakan HCD, mendokumentasikan proses penggunaan HCD dan hasilnya, dan mendokumentasikan praktik baik kegiatan penggunaan HCD. UNICEF telah menunjuk Tulodo sebagai konsultan yang akan membantu implementasi proyek ini selama delapan bulan ke depan, dari Juli 2021 hingga Februari 2022.

Salah satu rangkaian kegiatan awal yang dilakukan dalam proyek ini adalah Lokakarya Kick Off Kegiatan HCD untuk Imunisasi, UNICEF melalui Kementerian Kesehatan serta Tulodo, sebagai institusi pelaksana telah berhasil melaksanakan kegiatan ini pada hari Kamis, 15 Juli 2021 dengan tujuan untuk memberikan gambaran kegiatan yang akan dilakukan di tingkat nasional dan 14 provinsi, mengidentifikasi mitra dan pemangku kepentingan yang dapat dilibatkan dalam proyek serta mengidentifikasi dukungan yang diperlukan untuk terlaksananya kegiatan serta untuk mendapatkan masukan dari mitra dan stakeholders untuk kegiatan program HCD yang akan dilakukan dalam beberapa waktu ke depan.

Peserta yang hadir dalam Kick-Off Meeting yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan dan Partner

Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan seluruh pihak terkait sudah dapat memperoleh informasi yang rinci terkait kegiatan dan tujuan program agar program Imunisasi di Indonesia dapat berjalan dengan sukses. Ikuti terus kegiatan kami dengan UNICEF Indonesia serta Kementerian Kesehatan dalam mensukseskan program Imnusasi di Indonesia.

Published by

Ratnakanya Hadyani

Kanya is Communication Officer for Tulodo. She hopes to tell stories that hopeful and thought provoking within complex situation created by behavior change and innovation.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.